Sharing is Caring

Booth Custom vs Standar: Mana yang Bikin Brand Kamu Terlihat Mewah?

B

Pernah nggak sih kamu datang ke sebuah pameran besar, terus pas masuk ke hall-nya, kamu merasa kayak masuk ke dunia lain? Ada lampu warna-warni, musik yang bikin semangat, sampai mbak-mbak dan mas-mas Sales Promotion yang senyumnya lebih manis daripada janji mantan. Itulah dunia pameran—sebuah ekosistem di mana semua orang “berteriak” lewat visual untuk minta perhatian.

Tapi, ada satu pemandangan yang sering bikin sedih: ada booth yang ramai banget sampai pengunjung antre, tapi ada juga booth yang sepinya kayak kuburan di malam Jumat. Padahal produknya bagus. Kenapa bisa gitu? Jawabannya cuma satu: Tampilan Booth.

Apa Itu Booth Custom dan Kenapa Harus Ribet?

Mungkin kamu mikir, “Ah, pakai booth standar (R8) aja yang penting ada mejanya.” Oke, pemikiran itu nggak salah kalau kamu pamerannya di tingkat RT. Tapi kalau kita bicara pameran skala internasional atau pameran besar di JCC atau ICE BSD, pakai booth standar itu ibarat datang ke pesta pernikahan pakai baju tidur. Kamu ada di sana, tapi nggak ada yang mau ajak ngobrol.

Booth custom adalah booth yang didesain khusus dari nol sesuai dengan kepribadian brand kamu. Mulai dari bentuk, warna, material, sampai penempatan lampu, semuanya dipikirkan supaya pengunjung nengok dan bilang, “Wah, apa nih? Keren banget!”

Alasan Booth Custom Adalah Kunci Kemenangan di Pameran

1. Branding yang Lebih “Nendang”

Di pameran besar, kamu berkompetisi dengan ratusan brand lain. Booth custom memungkinkan kamu menonjolkan identitas visual perusahaan secara total. Kamu bisa bikin booth berbentuk produk kamu, pakai warna yang eye-catching, atau pakai material premium yang bikin brand kamu kelihatan “mahal”. Inilah yang disebut branding yang berteriak tanpa perlu pakai pengeras suara.

2. Mengatur Flow Pengunjung dengan Cerdas

Booth standar biasanya cuma kotak kaku. Dengan desain custom, kamu bisa mengatur di mana area demo produk, di mana area negosiasi yang santai, dan di mana area buat naruh brosur. Layout yang pas bikin pengunjung betah berlama-lama. Semakin lama mereka di booth, semakin besar peluang mereka buat “khilaf” beli produk kamu atau minimal tukaran kartu nama.

3. Meningkatkan Kepercayaan (Trust) Calon Klien

Coba bayangkan kamu mau investasi miliaran rupiah. Kamu bakal lebih percaya sama perusahaan yang booth-nya kokoh, desainnya niat, dan kelihatan profesional, atau perusahaan yang booth-nya cuma modal banner miring? Booth yang niat menunjukkan kalau perusahaan kamu punya kapabilitas dan serius dalam berbisnis.

Kriteria Booth Pameran yang “Goks” (Bagus Banget)

Jangan asal bangun kotak kayu di tengah ruangan ya. Booth yang baik itu harus punya beberapa kriteria biar nggak malu-maluin:

  • Pencahayaan yang Pas: Jangan sampai booth kamu gelap kayak rumah hantu. Gunakan lampu spotlight untuk menonjolkan produk unggulan.
  • Identitas Brand yang Jelas: Logo harus kelihatan dari jauh. Jangan sampai orang mampir tapi pas pulang mereka bingung tadi mampir ke toko apa.
  • Interaktif: Zaman sekarang, orang suka yang interaktif. Kasih pojok photobooth, layar sentuh, atau sekadar dispenser kopi gratis. Hal-hal kecil ini yang bikin orang ingat.

Masalah Klasik: Mau Booth Keren Tapi Gak Mau Ribet?

Bikin booth custom dari nol itu emang tantangan tersendiri. Kamu harus cari tukang kayu, beli material, urus kelistrikan, sampai mikirin pembuangan sampah setelah acara selesai. Belum lagi urusan izin ke pihak penyelenggara yang birokrasinya kadang bikin kepala mau meledak.

Nah, di sinilah solusi cerdas muncul. Daripada jadi mandor dadakan, mending serahkan semuanya ke profesional. Menggunakan layanan dari sewaboothpameran.id adalah jalan ninja buat kamu yang pengen booth pameran kelas satu tanpa harus stres tujuh keliling. Kamu tinggal kasih konsepnya, mereka yang eksekusi sampai jadi.

Strategi Marketing Lewat Pengalaman (Experiential Marketing)

Tahukah kamu kalau strategi pemasaran yang paling efektif saat ini bukan lagi sekadar iklan di media sosial? Menurut riset dari Forbesexperiential marketing atau pemasaran berbasis pengalaman fisik punya dampak jauh lebih besar untuk membangun loyalitas.

Pameran adalah tempat terbaik untuk mempraktikkan ini. Saat pengunjung masuk ke booth custom kamu, mereka nggak cuma lihat produk, mereka merasakan aura brand kamu. Mereka bisa pegang produknya, ngobrol sama tim kamu, dan merasakan vibe yang kamu tawarkan. Inilah yang nggak bisa didapatkan lewat belanja online.

Kenapa Sewa Jauh Lebih Baik daripada Bikin Sendiri?

Banyak orang tanya, “Kenapa harus sewa kalau bisa bikin sendiri?” Jawabannya sederhana: Efisiensi.

  1. Gak Perlu Gudang: Kalau kamu bikin booth sendiri, habis pameran mau ditaruh di mana? Kalau sewa, vendor yang bakal beresin dan bawa pulang.
  2. Biaya Lebih Terukur: Sewa booth custom biasanya sudah satu paket dengan ongkos kirim, instalasi, dan bongkar. Gak ada biaya siluman yang tiba-tiba muncul di tengah jalan.
  3. Bisa Gonta-Ganti Model: Pameran bulan ini mau gaya minimalis? Bisa. Pameran bulan depan mau gaya industrial? Tinggal pesan lagi. Brand kamu jadi selalu kelihatan fresh.

Tips Tambahan: Jangan Lupa Promosi Digital!

Meskipun booth pameran kamu sudah keren berkat bantuan tim profesional, jangan lupa dukung dengan promosi digital. Umumkan kehadiran kamu di Instagram, TikTok, atau LinkedIn. Gunakan hashtag resmi pameran supaya orang-orang tahu posisi booth kamu ada di mana (misal: “Kunjungi kami di Hall A, Booth No. 5!”).

Berikan juga promo khusus untuk pengunjung yang mampir dan posting foto booth kamu di media sosial mereka. Ini namanya User Generated Content (UGC), cara gratis buat bikin brand kamu makin viral!

Kesimpulan: Jangan Kasih Kendor!

Ikut pameran itu investasi besar. Jangan sampai investasi itu sia-sia cuma karena kamu pelit di urusan tampilan booth. Booth custom yang menarik bukan cuma soal gaya-gayaan, tapi soal memenangkan hati (dan dompet) calon pelanggan di tengah persaingan yang ketat.

Ingat, di pameran besar, kamu cuma punya waktu sekitar 3 sampai 5 detik untuk menarik perhatian pengunjung yang sedang jalan lewat. Pastikan booth kamu cukup “provokatif” untuk membuat mereka berhenti dan melangkah masuk.

Jadi, sudah siap tampil beda di pameran bulan depan? Yuk, konsultasikan kebutuhan booth kamu sekarang juga. Jangan sampai nyesel belakangan pas lihat tetangga sebelah lebih ramai cuma gara-gara booth-nya lebih estetik!

About the author

Fatimah Ibtisam
Fatimah Ibtisam

Kontributor Blog yang hobby makan mie goreng sambil memantau berita terkini yang bisa memberi inspirasi.

Add comment

Sharing is Caring